Gemuruh yang Terkubur

Ada yang mengganjal di sela waktu  

Seperti kerikil dalam sepatu  

Yang kau bawa tanpa kusadari  

Tentang apa yang kini mengendap di rongga dadamu  

Dan mengkristal dalam ruang pikirkanmu  

Aku mencoba membaca diam-diam  

Tapi matamu telah jadi naskah usang  

Beraksara kabut  


Pelan-pelan kusentuh bahumu  

Pertanyaan menggantung di udara  

Laksana gerimis yang ragu menjadi hujan  

Kubisikkan: "Apa yang sesungguhnya?"  

Kau balikkan wajah ke cakrawala  

Suaramu jatuh seperti koin palsu  

*"Aku baik-baik saja...*  

*Tak ada yang kupendam*  

*Tak ada yang tersimpan"*  

Lalu senyummu patah di ujung kalimat  

Bagai kaca yang retak tanpa suara  


Dan aku—  

Aku tahu tubuhmu lebih jujur dari lidahmu  

Ketika jarak antara kita menjelma sungai  

Yang tak bisa lagi diseberangi perahu  

Kau telah menjadi bulan purnama  

Yang kusaksikan memudar jadi sabit  

Dalam setiap pertemuan  

Kata-katamu berubah jadi upacara  

Bukan lagi percakapan  

Gelak tawamu kini terdengar  

Seperti lonceng gereja di kota sepi  


Kita tak lagi duduk dalam satu bahasa  

Masing-masing menyusun kamus sendiri  

Di meja makan yang sama  

Kau kunyah sunyi dengan garpu perak  

Sementara aku tersedak rindu  

Pada masa ketika senyummu masih tulus  

Sebelum kau pasang bendera putih  

Di benteng hatimu  


Perubahanmu adalah musim semi palsu  

Yang menampakkan kuncup  

Tapi akarnya telah mati kering  

Kita berjalan di taman yang dulu  

Tapi kau hitung langkah dengan jam  

Bukan dengan debur jantung  

Seperti dulu kala  


Aku tahu telah lahir padang pasir  

Antiga dua telapak tangan kita  

Yang tak lagi saling menyapa  

Di setiap ujung meja  

Kau ceritakan cuaca  

Sementara aku tenggelam  

Dalam badai yang kau sembunyikan  


Maka biarkan aku menulis surat pada angin:  

"Bawakan aku gemuruh hujan di dahinya  

Bawakan getar jujur di pelupuk matanya  

Kembalikan jejak kita di jalan basah  

Sebelum waktu mengeringkan semua 

Menjadi debu yang tak bisa dibaca..." 


Tapi malam hanya berbisik:  

"Pahamilah—  

Ada samudera yang tak bisa diseberangi  

Dengan perahu penjelasan.  

Ada hati yang memilih menjadi gua  

Tempat gema tak pernah kembali." 




Komentar

  1. Harrah's Cherokee Casinos & Resorts - Mapyro
    Mapyro's area 서귀포 출장마사지 and hours. Open 24 hours a 문경 출장샵 day, seven days a week. Game 전라남도 출장샵 Map. View Harrah's Cherokee 수원 출장마사지 Casinos 양주 출장안마 & Resorts.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer