JADIAN YANG TERKUBUR

Tahukah kau?  
Aku masih menyimpan tiket kereta  
Untuk perjalanan ke kotamu  
Yang semestinya kita tempuh bersama  
Bulan November lalu...

Di peron itu kau berjanji:  
“Kita akan lewati sawah-sawah sunyi  
Dan gunung yang menyimpan lagu lama”  
Tapi yang datang hanya kereta malam  
Membawa kabar dari masalalu  
Bahwa kau lebih memilih jalur lain  

Kupahat namamu di batu nisan  
Bersama bunga yang layu sebelum mekar  
Di taman “jadian” yang tak pernah ada  


Kini tinggal jam 01:05  
Yang terpatri di dinding hati:  
Penjara waktu tempat aku merangkai  
Setiap pecahan "jadian" yang tak selesai  


(Dari Catatan 01:05, 17 November 2016)

Komentar

Postingan Populer