Sajak Sempak
"Sajak Sempak"
Aku bukan jas, bukan dasi,
tapi tanpaku, kau bisa rugi.
Aku bukan dipamer di depan umum,
tapi tanpaku, langkahmu jadi suram dan murung.
Aku menempel, paling dekat denganmu,
melindungi rahasia yang tak boleh sembarangan dituju.
Kadang polos, kadang bermotif kartun,
dipakai harian… kadang dua kali — ampun!
Aku tahu semua rahasia tubuhmu,
termasuk saat kamu kentut diam-diam di ruang tamu.
Aku yang menahan, aku yang pasrah,
walau sering terlempar asal ke dalam keranjang sebelah.
Tapi ku tak mengeluh, tak minta lebih,
cukup dicuci… jangan dilempar ke bawah kursi.
Dan tolong, jangan lupa aku saat liburan,
karena membeli sempak dadakan… bukanlah kebanggaan.

Komentar
Posting Komentar